Dikepung Horor&Action, BUKAN CINTA MALAIKAT Suguhkan Kisah Religi

Three FM 08 Juli 2017 | 10:08 183
Dikepung Horor&Action, BUKAN CINTA MALAIKAT Suguhkan Kisah Religi

Ganesa Perkasa Film

Bioskop-bioskop Indonesia diisi film-film bergenre horor dan komedi sebulan terakhir. Tercatat, film-film tersebut berhasil mendapat jumlah penonton yang tidak sedikit. Sementara dari Hollywood, film-film aksi superhero seperti Wonder Woman dan Spiderman turut hadir. Genre tersebut mendapat perhatian dari para penonton Indonesia.

 

Namun, di tengah kepungan tersebut, Ganesa Perkasa Films memilih menghadirkan film bergenre religi, berjudul BUKAN CINTA MALAIKAT. Digarap dengan serius, film ini disyuting di Indonesia (Bandung), Mekkah, Madinah serta Trengganu (Malaysia).

Demi mendukung ceritanya, BUKAN CINTA MALAIKAT menghadirkan landscape-landsape Mekkah dan Madinah yang ditayangkan lebih detail dan indah, yang sebelumnya belum pernah ditampilkan di film-film Indonesia sebelumnya.

Pilihan menghadirkan film religi bukan sekadar berdekatan dengan momen Lebaran saja. “Sesuai visi, Ganesa Perkasa Films, kami ingin menghadirkan film yang bermanfaat dan bisa menghibur bagi para penonton Indonesia. Untuk itu, kami juga tak tanggung-tanggung untuk melakukan syuting di Mekkah dan Madinah serta menghadirkan keindahan Mekkah dan Madinah yang belum pernah ditayangkan di film-film Indonesia sebelumnya,” jelas Chandir Bhagwandas.

 

Lebih lanjut Chandir mengungkapkan bahwa film ini merupakan film hasil kerjasama dengan Ace Motion Pictures (Malaysia). Untuk menggarap film ini, Ganesa Perkasa Films memberikan kepercayaan kepada dua orang sutradara, satu asal Malaysia dan Indonesia. 

BUKAN CINTA MALAIKAT disutradarai oleh salah satu sutradara terbaik Malaysia, yaitu Azis M. Osman. Sementara, dari Indonesia dipercayakan kepada sutradara muda berbakat, Herdanius Larobu.

 

Untuk para pemain, film Bukan Cinta Malaikat juga menghadirkan bintang-bintang papan atas dari kedua negara. Dari Indonesia, Film Bukan Cinta Malaikat diperankan oleh Fachri Albar, Donita, Dewi Irawan, Joshua Pandeleki, Iqbal Pakula, Edi Brokoli, Dewi Amanda dan sebagainya. Tidak hanya itu, dari Malaysia ada, Nora Danish dan Ashraf Muslim.

 

Film BUKAN CINTA MALAIKAT menceritakan kisah seorang relawan asal Indonesia sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah. Saat sedang berada di Madinah, Reyhan menolong seorang perempuan asal Malaysia bernama Dewi (Nora Danish) yang sedang melakukan perjalanan umroh. Namun, Dewi secara tak sengaja tertangkap karena dikira pengunjung gelap. Dan, Reyhan berhasil menolong Dewi. Sebaliknya, Dewi berbalik menyelamatkan Reyhan ketika pemberontak di Timur Tengah hendak menembak Reyhan.

Sejak pertemuan itu, Reyhan merasakan benih cinta dalam dirinya. Ia menaruh hati pada Dewi. Belum pernah ia bertemu dengan perempuan seperti Dewi. Reyhan pun mengejar Dewi ke Malaysia untuk menyatakan cintanya dan melamar Dewi. 

Namun, cinta Reyhan tak berjalan mulus. Dewi telah memiliki kekasih bernama Adam (Ashraf Muslim). Sementara, di Bandung, seorang teman kecil Reyhan bernama Aliyah (Donita), mengharapkan cinta pada Reyhan. 
Cobaan demi cobaan datang silih berganti menguji cinta Fachri dan Nora. Menguji ketaatan iman Reyhan dan Dewi. Reyhan yang telah bertemu dengan Dewi di tanah suci, masihkah mengingat Allah? Bagaimana kelanjutan cinta Reyhan dan Dewi?

 

“Kami berharap, setelah menonton film Bukan Cinta Malaikat, penonton Indonesia dan Malaysia dapat mengambil manfaat pesan moral dari film ini. Semoga bermanfaat, Jayalah film Indonesia!,” jelas Chandir Bhagwandas.
Film “Bukan Cinta Malaikat” akan tayang secara serentak di bioskop-bioskop Indonesia pada 13 Juli 2017. Selanjutnya, film ini juga akan tayang di Malaysia.